Pagi itu sekitar jam 6 pagi waktu Bali , aku dan teman -teman kantor menuju ubud dari denpasar. Ubud adalah tempat yang paling aku sukai ketika berkunjung di bali, menurutku tempatnya yang masih Bali banget dan kalau kita menuju ke sana kanan kiri jalan masih tampak persawahan pemandangan yang indah. Sampai-sampai pernah dibuat buku novel "eat pray love" oleh Elizabeth Gilbert yang syuting film nya di lokasi Ubud, Bali.
Perjalanan dari Denpasar Ubud kita tempuh kurang lebih 2 jam . Setelah lelah perjalanan kita mencari makanan di Jl. hanoman , ubud Bali yaitu Lada Warung. desain tempat nya unik mengambil konsep tradisional dan makanan indonesia ini cocok di lidah kita. Harganya tidak mahal kurang lebih Rp. 15.000 tergantung lauknya sih dan rasanya juga lumayan . Recomended lah ketika berkunjung ke Ubud .
Suasana dalam Lada Warung di ubud
Tampak depan Lada Warung
Selesai makan, kita berlanjut di jl. raya ubud dengan mengunjungi puri saren agung hanya dengan berjalan kaki saja . Sambil menikmati jalanan tersebut yang juga berdekatan dengan Ubud market.
Jalanan di jl. raya ubud seperti di kuta square namun bedanya disini bangunan tidak se modern di kuta. dan tidak se crowded jalanan kuta.
Puri Saren Agung ini menjadi icon ketika kita berjalan jalan di raya ubud, bali.
Di beberapa pendopo di dalam pura saren Agung terdapat juga alat kesenian Bali yang di display untuk pengetahuan wisatawan tentang budaya dan seni bali.
Saya berada di depan Ubud market.
Pasar traditional ini banyak dikunjungi untuk membeli oleh-oleh pada saat wisatawan berada di Ubud. Dan tempat ini juga pernah dibuat pengambilan film Eat Pray Love.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar